Jumat, 16 November 2012

Tropong Webcam Rukyatul Hilal Sebagai Media Pempelajaran

A.  JUDUL
“PENGEMBANGAN  TEROPONG  WEBCAME  DAN APPLIKASI
TERINTEGRASI  BERBASIS  WEBSITE MENENTUKAN  RUKYATUL
HILAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN”

B.  LATAR BELAKANG MASALAH
Perkembangan  dalam  ilmu  pengetahuan  astronomi  mengakibatkan  para
ahli astronom modern mengembangkan prinsip kerja teropong sederhana menjadi
agar  lebih  sempurna  dan  jauh  jarak  pantaunya  jutaan  tahun  cahaya.Teropong
mempunyai  fungsi,  yaitu mengamati  benda  dengan  jarak  yang  sangat  jauh  agar
lebih jelasterlihat.
Namun, Pemanfaatan teropong untuk penelitian dan media pendidikan itu
semua  belum  dapat  dinikmati  semua  kalangan.Sedangakan  rukyatul  hilal
penentuan awal bulan dengan mengamati bulan untuk awal bulan ramadhan, tidak
diketahui akademika.
Dengan  hadirnya Teknologi  Informasi,  kemampuan  komputasi  sebuah
keping  prosesor,  jumlah  transistor  dalam  tiap  sentimeter  wafer  semikonduktor,
membawa  alam  semesta  ini  ke  dalam  PC.  Banyak  vendor  software  yang
berinovasi dengan membawa jagat raya ke dalam monitor dan metode hisab telah
menggunakan komputer dengan tingkat presisi dan akurasi  yang tinggi. Berbagai
perangkat  lunak  (software)  yang  praktis  juga  telah  ada. Namun,  tidak  disertakan
rumus proses penerapan hisab pada software astronomi. 
Hisab  seringkali  digunakan  sebelum  rukyat  dilakukan.  Salah  satu  hasil
hisab adalah penentuan kapan ijtimak terjadi, yaitu saat Matahari, bulan, dan bumi
berada  dalam  posisi  sebidang  atau  disebut  pula  konjungsi  geosentris.  Konjungsi
geosentris terjadi pada saat matahari dan bulan berada di posisi bujur langit yang
sama  jika  diamati  dari  bumi.  Ijtimak  terjadi  29,531  hari  sekali,  atau  disebut  pula
satu periode sinodik.Perbedaan  yang selalu terjadi membuat masyarakat semakin
heran  dan  bertanya-tanya,  mengapa  dalam  permasalahan  awal  bulan  ulama
1

panutan  kita  tidak  dapat  bersepakat?  Oleh  karena  itu,  pendidikan  publik  melalui
diskusi dan seminar merupakan kebutuhan yang selayaknya diselenggarakan.
Kesadaran pemanfaatan teknologi sebagai media dan alat bantu makin hari
makin  kompleks,  termasuk  kebutuhan  di  dunia  pendidikan. Pendidikan berbasis
teknologi  adalah  bagaimana  pemanfaatan  atas  teknologi  yang  diciptakan  untuk
dunia  pendidikan.  Akademika memandang pentingnya  teknologi  sebagai  alat
bantu  pembelajaran  sudah  menunjukkan  perkembangan  yang  signifikan. Apakah
Guru  dan  dosen sudah  benar-benar  memanfaatkannya?  Guru  dan  Dosen sebagai
barisan garda depan perjalanan proses belajar mengajar dituntut untuk kreatif dan
dinamis dalam menyampaikan materi pembelajaran. Metode dan strategi mengajar
pun  di  tuntut  lebih  variatif.  Namun  guru  dan  dosen  belum  sepenuhnya
menggunakan mediapembelajaran berteknologi.Mahasiswa itu tempatnya berfikir
dan menciptakan sesuatu yang baru, bukan menjalankan saja.
Untuk  itu  kami memadukan  teropong  sederhana  dan  mengembangkan
applikasi  berbasis  website untuk  lebih  mudah  diketahui  dan  dijadikan  media
pembelajaran,  dengan  judul  penelitian  “PENGEMBANGAN  TEROPONG
WEBCAM DAN  APPLIKASI  TERINTEGRASI  BERBASIS  WEBSITE
MENENTUKAN RUKYATUL HILAL SEBAGAI MEDIA PENELITIAN DAN
PEMBELAJARAN”.

C. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan  latar  belakang  masalah,  maka  dapat  dirumuskan
permasalahan sebagai berikut :
“Pengembangan media pembelajaran menggunakan applikasi basis web yang
memanfaatkan teropong  sederhana dan webcam,khususnya  rukyatul  hilal
pada umumnya ilmu astronomi”

D. TUJUAN
Tujuan diadakan pengembangan media  pembelajaran  diantaranya  sebagai
berikut:
2

1.  Tujuan  media  pembelajaran  secara  umum  diantaranya:  1. Efektivitas  dan
efisiensi dalam kegiatan  belajar mengajar, 2. Meningkatkan motivasi belajar
siswa, 3. Variasi  metode  pembelajaran,  dan 4. Peningkatan  aktivasi  siswa
dalam kegiatan belajar mengajar.
2.  Mengetahui rukyatul hilal dimanapun kita berada hanya melalui internet
3.  Mudah dijangkau oleh sekolah dan semua kalangan karena biaya lebih murah
bahkan tanpa biaya.

E.  LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran  yang  diharapkan  dari  program pengembangan  paduan  ini adalah
tercipta Pendidikan berbasis teknologi sebagai alat bantu pembelajaran Guru dan
dosen serta  akademika  agar proses  belajar  mengajar lebih kreatif  variatif  dan
dinamis  dalam  menyampaikan  materi  pembelajaran  dan  prakteknya,  serta
pemanfaatan teknologi akan lebih nyata dalam dunia pendidikan semakin mudah
dan  hemat. Harapan lain  dalam  dunia  penelitian  adalah lebih  dinamis  dan dapat
diterima masyarakat pada umumnya.

F. KEGUNAAN
1.  Bagi mahasiswa
a.  Sebagai sarana dalam menyelesaikan suatu permasalahan dibidang yang
diketahui untuk mempersiapkan diri dalam dunia kerja.
b.  Sebagai penerapan teori yang di dapat dibangku kuliah.
c.  Sebagai kreatifitas mahasiswa dalam menciptakan alat tepat guna
2.  Bagi jurusan/lembaga perguruan tinggi
a.  Mengetahui  sejauh  mana  mahasiswa  dalam menerapkan  ilmu  yang
digeluti selama mengikuti kuliah.
b.  Sebagai  salah  satu  perbandingan  media  pembelajaran  dan  sebagai
motivator  untuk  selalu  memperbaiki  dan  meningkatkan  sistem
pembelajaran yang ada baik sarana maupun prasarananya.
3.  Bagi pemerintah, peneliti, masyarakat, dan dunia pendidikan.
3

a.  Sebagai  alat  untuk  pemerintah memberikan  info  lebih  akurat  kepada
masyarakat.
b.  Sebagai alat untuk penelitian yang lebih dinamis.
c.  Meningkatkan mutu  pendidikan  dalam  metode,  strategi  dan  media
pendidikan.
d.  Menghemat biaya pendidikan dalam menyediakan media pembelajaran.
e.  Mewujudkan pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan.

G. TINJAUAN PUSTAKA
1.  Dasar Teori
Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan berlandaskan teori
sebagai berikut: ....
 
H. METODE PELAKSANAAN 
Untuk  pengembangan media pembelajaran  dan  mencapai  tujuan
diperlukan  beberapa  perangkat  yaitu:  perangkat  keras  (hardware)  berupa
komputer lengkap dengan webcam dan teropong  sederhana, dan perangkat lunak
(software)  berbasis  web  dengan  bahasa  php,  html,  mysql,  javascrip,  java,  css.
Dapatmelalui tahapan sebagai berikut:
4.  Desain struktur pemanfaatan teropong dan webcam.
5.  Desain sistem yang akan dikembangkan.

Pengembangan yang akan  dilakukan ini  didesain  untuk  jangka  waktu
dekat.  Berdasarkan  desain  struktur secara  garis  besar  di  atas  akan dijabarkannya
menjadi  aktivitas pengembangan dan  indikator  kinerjanya  dalam  Gambar  2.
Uraian secara rinci kegiatan pengembangan dideskripsikan sebagai berikut.

6.  Model Pembelajaran 
Model  pembelajaran  merupakan  bungkus  atau  bingkai  dari  penerapan  suatu
pendekatan,  metode,  dan  teknik  pembelajaran.Berkenaandengan  model
pembelajaran,  Bruce  Joyce  dan  Marsha  Weil  (DediSupriawandan  A.
Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4kelompok model pembelajaran,
yaitu:  (1)  model  interaksisosial;  (2)  model  pengolahaninformasi;  (3)  model
personal-humanistik;  dan  (4)  model  modifikasitingkahlaku.